Logo Kejaksaan Kejaksaan Negeri
Jakarta Selatan

Kejari Jaksel Mengadakan Rapid Test Covid 19

Selasa, 22 September 2020 15:00:00 | Press Release

Pada hari Selasa, tanggal 22 September 2020, Kejaksan Negeri Jakarta Selatan mengadakan pemeriksaan Rapid Test kepada seluruh Jaksa, pegawai, Honorer, security, Office Boy, petugas parkir serta pegawai kantin bertempat di Aula Kejari Jakarta Selatan.

Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan Bapak Anang Supriatna, SH, MH juga mengikuti rapid test cepat yang dilakukan tim medis Puskesmas Kecamatan Jagakarsa.

Pemeriksaan Rapid Test ini dilakukan sebagai salah satu upaya untuk mengetahui kondisi kesehatan dan memastikan serta mencegah penyebaran virus Corona (Covid-19) di lingkungan Kejari Jakarta Selatan.

Seluruh pegawai yang di rapid test semuanya menunjukkan hasil non reaktif.

Foto Galeri

News Ticker

  • Sehubungan diberlakukannya kembali PSBB di Wilayah DKI Jakarta, maka Pelayanan Pengambilan Tilang di Loket Kantor Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan ditutup sampai dengan batas waktu yang akan kami beritahukan kemudian.
  • Untuk Sementara Pengambilan bukti tilang di Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan hanya melayani 200 pelanggar setiap harinya melalui :
  • 1. Pelayanan Tilang Cash On Delivery (COD) Khusus Wilayah DKI Jakarta (Pendaftaran melalui Whatsapp Nomor : (0852-8739-4167).
  • 2. Pelayanan Tilang Drive Thrue (Pendaftaran melalui Whatsapp Nomor : 0821-2183-0076)
  • Untuk Hari Jum'at, jam (08.00 - 15.00 Wib) Kejari Jaksel hanya melayani pengambilan SIM-STNK-KIR kendaraan bermotor sesuai tanggal pada hari sidang yang ditentukan dalam surat bukti tilang
  • Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan melaksanakan penegakan hukum dengan hati nurani dan berdasarkan undang-undang
  • Masyarakat yang akan memberikan masukan, kritik dan saran atau melaporkan suatu tindak pidana korupsi dapat melalui web site Kejari Jaksel pada ruang Konsultasi
  • ISI SITUS BERSIFAT INFORMATIF BUKAN MERUPAKAN LEGAL OPINION DARI KEJAKSAAN R.I. APABILA TERDAPAT DATA ELEKTRONIK BASED YANG BERBEDA DENGAN DATA RESMI PAPER, MAKA YANG MENJADI ACUAN ADALAH DATA RESMI PAPER BASED.