Logo Kejaksaan Kejaksaan Negeri
Jakarta Selatan

Pemusnahan Barang Bukti Yang Telah Mempunyai Kekuatan Hukum Tetap di Kejari Jaksel

Kamis, 29 Agustus 2019 13:35:40 | Press Release

Pada hari Kamis tanggal 29 Agustus 2019 sekitar jam 09.00 Wib, bertempat di Kantor Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan Jl. Tanjung No.1 Jagakarsa Jakarta Selatan, telah berlangsung pemusnahan barang bukti yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap periode ke-2 (Dua) bulan Februari 2019 sampai dengan Juli 2019.

Pemusnahan barang bukti tersebut merupakan kegiatan rutin Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan yang merupakan Tindak Lanjut dari tugas Jaksa untuk mengeksekusi barang bukti terhadap perkara yang telah memperoleh kekuatan Hukum tetap, barang bukti yang dihancurkan adalah barang bukti perkara Tindak Pidana Umum berupa :

  1. Narkotika Jenis Ganja, dengan Jumlah perkara : 110 perkara, jumlah barang bukti : 43 kilo gram;
  2. Narkotika Jenis Metamfetamina, Jumlah perkara : 391 perkara, jumlah barang bukti : 3,8 kilo gram;
  3. Narkotika Jenis Tembakau Gorilla, Jumlah perkara : 30 perkara, jumlah barang bukti : 1,7 kilo gram;
  4. Narkotika Jenis Tembakau Heroin, Jumlah perkara : 2 perkara, jumlah barang bukti : 57,3 gram;
  5. Psikotropika jenis Ekstasi dan obat terlarang lainnya, jumlah perkara : 15 perkara, jumlah barang bukti : 426,72 grm;
  6. Senjata tajam (sajam) jumlah perkara : 54 perkara, jumlah : 62 buah;
  7. Uang palsu jumlah perkara : 1 perkara, jumlah barang bukti : 564 lembar;
  8. barang bukti lain HP berbagai merk jumlah : 187 perkara, jumlah barang bukti : 230 Buah, bong, alat togel dan lainnya : 292perkara;

Dalam acara pemusnahan barang bukti tersebut dihadiri oleh Deputi Pemberantasan BNN Republik Indonesia, Bapak HAZAIRIN, SH.,MH, Walikota Jakarta Selatan, Bapak H. MARULLOH MATALI, LC.,MAG, Kapolres Metro Jakarta Selatan, Bapak KOMBES POL BASTONI PURNAMA, S.IK, Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, Bapak ANANG SUPRIATNA, SH.,MH, Ketua Pengadilan Jakarta Selatan yang diwakili oleh Bapak CHAIRUL IKHSAN, Kepala Sumber Daya Kesehatan Jakarta Selatan, Bapak HARI SULISTIYO, Kepala BNNK Kota Jakarta Selatan, Bapak MUHAMMAD NASRUN, SH.,MH, Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan, Bapak KOMPOL Dr. ANDI SINJAYA, S.IK.,SH.,MH, Kasat Narkoba Polres Jakarta Selatan, Ibu VIVIK TJANGKUNG, Tokoh Masyarakat, Para Kasi dan Kasubagbin Kejari Jakarta Selatan serta Seluruh Pegawai Kejari Jakarta Selatan dan diliput oleh media massa baik cetak dan elektronik.

Selanjutnya acara Pemusnahan Barang Bukti tersebut langsung dibuka oleh Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, dimana dalam sambutannya menyampaikan bahwa selama kurun waktu 3 (tiga) Bulan intensitas perkara Narkotika di wilayah Jakarta Selatan banyak sekali oleh karena itu, selaku Penuntut Umum, Kejaksaan harus melaksanakan Putusan Hakim yaitu berupa pemusnahan barang bukti yang sudah mempunyai kekuatan Hukum tetap (Inkracht) sekaligus dalam rangka era keterbukaan agar barang bukti tersebut tidak dapat dipergunakan lagi dan semoga untuk kedepannya perkara narkotika tidak banyak karena narkotika sebagai bentuk keprihatinan dikalangan Masyarkat.

Foto Galeri

News Ticker

  • Kejari Jaksel melayani pengambilan SIM-STNK-KIR kendaraan bermotor terhadap pelanggar lalu lintas yang diputus verstek tanpa kehadiran pelanggar di PN Jaksel dan dapat diambil pada hari Senin s/d Kamis jam (08.00 - 15.00 Wib)
  • Loket Pendaftaran Pelayanan Tilang dibuka mulai pukul 08.00 s.d 11.30 WIB. Pukul 11.30 - 15.00 WIB, hanya melayani yang sudah terdaftar.
  • Untuk Hari Jum'at, jam (08.00 - 15.00 Wib) Kejari Jaksel hanya melayani pengambilan SIM-STNK-KIR kendaraan bermotor sesuai tanggal pada hari sidang yang ditentukan dalam surat bukti tilang
  • Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan melaksanakan penegakan hukum dengan hati nurani dan berdasarkan undang-undang
  • Masyarakat yang akan memberikan masukan, kritik dan saran atau melaporkan suatu tindak pidana korupsi dapat melalui web site Kejari Jaksel pada ruang Konsultasi
  • ISI SITUS BERSIFAT INFORMATIF BUKAN MERUPAKAN LEGAL OPINION DARI KEJAKSAAN R.I. APABILA TERDAPAT DATA ELEKTRONIK BASED YANG BERBEDA DENGAN DATA RESMI PAPER, MAKA YANG MENJADI ACUAN ADALAH DATA RESMI PAPER BASED.